ytm

Gubernur Pasti Usir Inco

Gubernur Pasti Usir Inco Sumber : Koran MercusuarJumat, 23 Desember 2011 Palu, MERCUSUAR-Pemberian batas waktu kepada PT Inco Tbk, oleh Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, ternyata bukan sekedar ancaman semata. Gubernur Longki berkomitmen untuk “mengusir”  PT. Inco Tbk yang tak kunjung merealisasikan janji operasionalnya di Kabupaten Morowali.Gubernur Longki mengaku sudah menyurati Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk ‘mengusir’ PT. Inco dari wilayah Kabupaten Morowali. Pasalnya, hingga akhi... Read more...

Buruk Inco Rakyat Digusur: Ekonomi Politik Pertambangan Indonesia

Buruk Inco Rakyat Digusur: Ekonomi Politik Pertambangan Indonesia Dengan membaca buku ini, kita dapat mengerti kompleksitas industri pertambangan TNCs di satu pihak, dan memperoleh gambaran yang baik, terutama mengenai dampak perusahaan seperti Inco terhadap penduduk di sekitar lokasi pertambangannya (Prof. Dr Murai Yoshinori). Tidak ada salahnya kalau buku yang dikarang seorang intelektual muda, yang bukan sarjana ekonomi, juga dijadikan rujukan di jurusan Ekonomi Pembangunan, agar pendidikan para calon ekonom ikut dibuat lebih manusiawi, dengan merujuk pada... Read more...

Seputar Rakyat Edisi IV tahun 2011

Seputar Rakyat Edisi IV tahun 2011 Kebutuhan lahan yang begitu besar untuk pembangunan kilang PT. Donggi Sinoro Liquid Natural Gas (DS-LNG), menimbulkan banyak masalah, terutama harga pembebasan lahan yang bervariasi oleh perusahaan. Selain itu perusahaan juga tidak memberikan kesempatan kepada petani pemilik lahan, untuk menegosiasikan harga yang mereka inginkan. Di lain pihak perintah bertindak sebagai calo tanah yang menyediakan jasa pagi para pemodal, di area konsesi. Untuk itu, edisi I tahun 2011, Seputar rakyat kali ini me... Read more...

Kertas Posisi Nomor 10 Tahun 2011

Kertas Posisi Nomor 10 Tahun 2011 DONGGI – SINORO UNTUK SIAPA?(Studi Kasus Rencana Pembangunan Kilang Migas DS-LNG di Kabupaten Banggai – Sulawesi Tengah)Danel Lasimpo   Saya tidak ingat lagi, berapa kali aparat keamanan dan pemerintah datang membujuk dan mengancam kami jika kami tidak mau menjual tanah tersebut. Masih segar dalam ingatan saya, ketika pegawai camat Kecamatan Batui, pak Ogotan mengancam kami. “Hak ibu hanya tiga centimeter di atas tanah, apalagi ibu tidak memiliki sertifikat tanah, jadi semua tanah ibu ada... Read more...
Previous
Next

Jaringan

Pengunjung

2461
Hari IniHari Ini82
KemarinKemarin100
Minggu iniMinggu ini493
Bulan iniBulan ini2081
Total PengunjungTotal Pengunjung2461

Kertas Posisi: Konflik Ruang Ekstraktif di Kabupaten Morowali

kpApa manfaat yang diambil masyarakat dari sektor pertambangan? Lalu seperti apa ruang produksi rakyat? Benarkah pemerintah dapat manfaat untuk kemakmuran rakyat? Download Selengkapnya di SINI

Anda di Sini: Home