Stardust & Gunbuster Nama Baru Dalam Industri Tambang Nikel di Morowali Utara

Pasca Presiden Republik Indonesia meresmikan pabrik smelter PT Gunbuster Nickel Industry beberapa waktu yang lalu, kita semua menyadari ada kawasan industri tambang nikel yang sedang berkembang. Lokasi dari pabrik yang diresmikan Jokowi itu berada di Desa Bunta dan Bungintimbe Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah.

PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) berada di Kawasan Industri Pertambangan Nikel yang dikelolah oleh PT Stardust Estate Invesment (PT SEI). Rencananya, perusahaan pengelolah pabrik smelter ini akan memproduksi 1.800.000 ton feronikel setiap tahunya. Sementara, Gunbuster memperoleh bijih nikel dari aktivitas tambang perusahaan yang lain.

Hasil penelusuran Yayasan Tanah Merdeka, PT Bumanik yang menambang nikel di Desa Bungintimbe mengeksport nikel ke pabrik Smelter Gunbuster melalui jalur laut. Informasi tersebut kami peroleh langsung dari buruh smelter dan buruh jetty di Kawasan Industri tersebut.

Rencananya, Gunbuster akan mengoperasikan 24 lini smelter di Kawasan Industri PT Stardust.

PT Stardust Estate Invesment, sebuah perusahaan yang mengelolah Kawasan Industri berbasis tambang nikel di Kabupaten Morowali Utara. Sementara, perusahaan tenantnya yaitu PT Gunbuster Nickel Industry, PT Nadesico Nickel Industry, dan PT Ideon Nickel Industry. Ketiga perusahaan tenant ini akan membangun pabrik feronikel.

Saat ini, Stardust sedang membangun kawasan industrinya mulai dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap untuk Gunbuster, perataan jalan akses, jalan holding  ke PT Bumanik, stasiun Kepolisian dan stasiun Militer (Objek Vital Nasional), Fire House, Pusat Pelatihan, dan Jetty atau dermaga. Untuk Jetty sendiri berada di Desa Tanauge Kecamatan Petasia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.