Yayasan Tanah Merdeka
Fokus Pada Riset dan Advokasi Sumber Daya Alam Serta Perburuhan.

Advokasi dan Riset Sumber Daya Alam
- Memastikan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan
- Memastikan sumber daya alam dapat memberi manfaat bagi warga
- Mendorong proses transisi energi berkeadilan


Advokasi dan Riset Perburuhan
- Mendorong agar buruh mendapatkan hak yang layak
- Mendorong perbaikan keselamatan dan kesehatan kerja buruh
- Mengkritisi praktek-praktek union busting bagi buruh kawasan pertambangan dan pengolahan nikel
“Persoalan sumber daya dalam dan buruh tak bisa dipisahkan. Tidak jarang pengelolalan sumber daya alam mendiskriminasi buruh hanya sebagai objek. Padahal merekalah subjek utama dalam prosesnya.”

Richard Labiro
Direktur Eksekutif Yayasan Tanah Merdeka
Publikasi
-

Tak Lakukan Reklamasi, YTM – JATAM Desak Pemerintah Cabut IUP
PALU, MERCUSUAR – Konsorsium Yayasan Tanah Merdeka (YTM) dan Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulawesi Tengah (Sulteng) meminta pemerintah dalam hal ini Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulteng yang saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang telah dialihkan dari Kabupaten/Kota untuk mencabut IUP bagi perusahaan yang tidak melakukan reklamasi pasca tambang.…
-

Jutaan Hektare Tambang Mencaplok Hutan
PALU, MERCUSUAR – Terdapat 1.242.972 hektare Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Sulteng yang mencaplok kawasan hutan. Tepatnya, konsesi IUP seluas 299.671 Ha berada di wilayah hutan konservasi, 5.707 Ha di hutan lindung dan 937.594 Ha di hutan produksi, produksi terbatas dan hutan produksi khusus. Hal tersebut disampaikan Manager Kampanye YTM Sulteng, Adriansa di sekretariat Aliansi…
-

Tak Lakukan Reklamasi, YTM-JATAM Desak Pemerintah Cabut IUP
PALU, MERCUSUAR – Konsorsium Yayasan Tanah Merdeka (YTM) dan Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulawesi Tengah (Sulteng) meminta pemerintah dalam hal ini Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulteng yang saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang telah dialihkan dari Kabupaten/Kota untuk mencabut IUP bagi perusahaan yang tidak melakukan reklamasi pasca tambang.…
-

Pergub Jadi Solusi Menekan Luasnya Kerusakan Lingkungan
PALU – Konsorsium Yayasan Tanah Merdeka (YTM) dan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Sulawesi Tengah menggelar lokakarya guna mendorong lahirnya PeraturanGubernur (Pergub) terkait reklamasi pasca tambang. Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu dotel di Palu ini dihadiri puluhan perwakilan dari empat kabupaten, yakni Morowali, Tojo Una-Una, Poso, dan Donggala. Direktur YTM, Marianto Sabintoe kepada wartawan menjelaskan, lokakarya…
-

YTM-Jatam Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang dan Sawit Bermasalah di Sulteng
Palu, Jurnalsulteng.com-Konsorsium Yayasan Tanah Merdeka (YTM) dan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Sulawesi Tengah (Sulteng) mendesak Pemerintah Provinsi Sulteng mencabut IUP bermasalah di daerah ini. Manajer kampanye Yayasan Tanah Merdeka (YTM), Adriansa dalam rilisnya yang diterima Jurnalsulteng.com, Kamis (26/5/2016) mengungkapkan, masalah-masalah tersebut terutama terkait tumpang tindih dengan IUP perusahaan lainnya. “Permasalahan utama keberadaan IUP di Sulawesi…
-

Pemerintah Didesak Cabut Izin Pertambangan Bermasalah
PALU, KABAR SELEBES – Konsorsium Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) dan Yayasan Tanah Merdeka (YTM) Sulawesi Tengah menyebutkan, banyak Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Sulteng yang mencaplok kawasan hutan. “Jika mengacu pada hasil koordinasi dan supervisi (korsup) minerba tahun 2014, konsesi IUP di wilayah Sulteng seluas 299.671 hektare berada di wilayah hutan konservasi. Kemudian 5.707 hektare…
-

YTM-JATAM: Cabut Izin Tambang dan Sawit yang Bermasalah
PALU – Konsorsium Yayasan Tanah Merdeka (YTM) dan Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulawesi Tengah menyerukan pencabutan izin tambang dan perkebunan sawit yang bermasalah di Sulawesi Tengah. Seruan itu disampaikan perwakilan kedua konsorsium Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) itu saat menggelar konferensi pers di Kantor Aliansi Jurnalsi Independen (AJI) Palu, Kamis (26/5/2016). Manajer kampanye YTM, Adriansa mengungkapkan,…
