PT. DS-LNG Jangan Hanya Mengeruk Keuntungan Tetapi Utamakan Kesejahteraan Rakyat

 

Palu- YTM Mendukung aksi pemalangan lalu-lintas PT. DS-LNG dalam mengangkut material untuk pembangunan kilang minyak di Desa Senorang, Kecamatan Batui Selatan. Aksi ini adalah buntut kekecawaan warga yang sudah berkali-kali menagih janji PT. DS-LNG, agar merealisasikan janjinya memperbaiki jalan di tiga desa; Berikut catatannya:

 

Pada tanggal 6 november 2013, pukul 07:00 Wita, puluhan warga melakukan aksi pemalangan jalan PT.DS-LNG di tiga tempat antara lain; Desa Bone Balantak, Kecamatan Batui Selatan, Desa Noge Kecamatan Batui, dan Desa Nonong Kecamatan Batui.

Aksi ini dilakukan di tiga tempat yakni Desa Bone, Kecamatan Batui Selatan berjumlah puluhan orang, Desa Moge Kecamatan Batui Selatan berjumlah puluhan orang dan Desa Nonong Kecamatan Batui berjumlah puluhan orang.

Hingga saat ini pukul 15.00 wita aksi pemalang jalan tersebut masih berlangsung, sehingga aktivitas DS-LNG lumpuh total karena warga tidak memberikan izin melintas di desa mereka, kecuali anak-anak yang pulang sekolah.

Menurut warga, aksi ini akan berakhir dilakukan apabilah pihak PT. DS-LNG menemui mereka dan ada kepastian akan memperbaiki jalan di setiap wilayah yang menjadi jalan produksi dan tempat lalu-lintas kendaraan perusahaan.

Rencananya aksi hari ini akan dilangsungkan hingga pukul 17.00 wita.

Aktivitas yang saat ini dilakukan oleh PT. DSLNG adalah pembangunang kilang minyak di Desa Sinorang, Kecamatan Batui Selatan.

Selain itu, aksi pemalangan jalan ini juga melumpuhkan aktivitas perusahaan perkebunan sawit yang juga menggunakan jalan tersebut sebagai tempat pengangkutan buah kepala sawit dari perkebunannya rincian perusahaan Sawit; PT. Kurnia Luwuk Sejati (KLS) dan PT. Sawindo Cemerlang (Kencana Agri).

Aksi ini adalah akumulasi kemarahan warga yang telah berkali-kali mengingatkan agar perusahaan segerah merealisikan janjinya untuk memperbaiki jalan yang mereka gunaka. Sementara pihak pemerintah Kabupaten Banggai, sama sekali tidak melakukan desakan, kepada setiap perusahaan agar membangun jalan dan memperbaiki setiap jalan yang rusak akibat aktivitas perusahaan-perusaan tersebut.

YTM memandang, perusahaan DS-LNG, dan PT. KLS dan PT. Sawindo jangan hanya mengambil keuntungan semata, tetapi pentingkan kesejahteraan rakyat. Apa yang terjadi di kabupaten Banggai adalah satu kasus yang buruk, dimana perusaan cenderung mengabaikan hak-hak masyarakat dan masih banyak kasus-kasus lain seperti juga di Kabupaten Morowali.

Selain itu YTM juga menganggap bahwa pemerintah Kabupaten Banggai lalai terhadap masalah-masalah yang dihadapi rakyatnya.

Sumber: satusulteng.com