Yayasan Tanah Merdeka
Fokus Pada Riset dan Advokasi Sumber Daya Alam Serta Perburuhan.

Advokasi dan Riset Sumber Daya Alam
- Memastikan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan
- Memastikan sumber daya alam dapat memberi manfaat bagi warga
- Mendorong proses transisi energi berkeadilan


Advokasi dan Riset Perburuhan
- Mendorong agar buruh mendapatkan hak yang layak
- Mendorong perbaikan keselamatan dan kesehatan kerja buruh
- Mengkritisi praktek-praktek union busting bagi buruh kawasan pertambangan dan pengolahan nikel
“Persoalan sumber daya dalam dan buruh tak bisa dipisahkan. Tidak jarang pengelolalan sumber daya alam mendiskriminasi buruh hanya sebagai objek. Padahal merekalah subjek utama dalam prosesnya.”

Richard Labiro
Direktur Eksekutif Yayasan Tanah Merdeka
Publikasi
-

YTM: Kemiskinan Lahir Dari Masyarakat Berkelas
Palu-Manager Kampanye dan Jaringan Yayasan Tanah Merdeka (YTM) Adriansa Manu menyebut, sumber utama kemiskinan berakar dari struktur masyarakat berkelas. Menurut Kadi panggilan akrab Adriansa Manu, pemerintah selama ini terus saja menyampaikan mitos-mitos kepada masyarakat. “Mereka bilang orang miskin karena tidak ulet bekerja, malas atau miskin karena turunan keluarga”. Tandasnya Ia menyebut, cara berpikir seperti ini…
-

Konflik Lahan Mulai Diselesaikan: Kasus di 17 Taman Nasional Jadi Prioritas
JAKARTA, KOMPAS — Penyelesaian konflik penguasaan lahan atau tenurial di 17 taman nasional sedang dikerjakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Langkah ini untuk memberi keadilan akses dan aset bagi masyarakat lokal serta menegakkan hukum bagi pemain lahan ilegal. Beberapa taman nasional yang menjadi garapan adalah Taman Nasional Tesso Nilo (Riau), Ujung Kulon (Banten), Kerinci Seblat…
-

Taman Nasional Lore Lindu Merampas Tanah Petani
Adriansa Manu[1] “Setiap hari kami menghabiskan waktu di hutan. Bagi kami, hutan bukan sekedar memberi nafkah, tetapi juga rumah dan tempat kami bermain.” (Nua, seorang petani Katu) Petani Katu kaget ketika Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah XVI Palu mematok hampir seluruh kawasan hutan Katu. Padahal, mereka telah mengelolanya sejak beratus-ratus tahun lalu. BPKH Wilayah…
-

Masyarakat Katu Tolak Pemancangan Tapal Batas TNLL
POSO, MERCUSUAR – Masyarakat Katu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, menolak pemancangan tapal batas sementara Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di wilayah Katu. Hal itu disampaikan langsung oleh masyarakat Katu, saat pertemuan bersama dengan Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah XVI Palu, Hariani Samal dan Kepala Balai Besar TNLL, Ir Sudayatna, di ruang balai…
-

Masyarakat Tolak Pemancangan Tapal Batas TNLL
Poso (antarasulteng.com) – Masyarakat Desa Katu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menolak pemancangan tapal batas sementara Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di wilayah mereka karena dinilai mengambil tanah petani. “Mereka (TNLL) tiba-tiba mematok seluruh kawasan hutan tanpa ada sosialisasi kepada masyarakat terlebih dulu,” kata Manajer Kampanye dan Jaringan Yayasan Tanah Merdeka (YTM) Adriansa Manu dalam…
-

YTM Protes Pemancangan Tapal Batas Kawasan Hutan TNLL di Desa Katu
Siaran Pers Senin, 2 Mei 2017 Palu-Yayasan Tanah Merdeka (YTM) memprotes aksi pemancangan tapal batas kawasan hutan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) yang dilakukan oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XVI Palu (BPKH) di dalam kebun-kebun petani Desa Katu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso. Hal itu disampaikan oleh Adriansa Manu, Manager Kampanye dan Jaringan YTM…
-

Masyarakat Katu Menolak Keras Pemasangan Tapal Batas TNLL
PALU, KabarSelebes.com – Masyarakat Desa Katu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso menolak pemancangan tapal batas Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) yang dilaksanakan oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XVI Palu (BPKH) di dalam kebun-kebun warga. Menurut Kepala Desa Katu Ferdinan Lumeno, pemancangan tapal batas TNLL merupakan wujud nyata pengingkaran Negara terhadap penduduk yang telah lama…
