Yayasan Tanah Merdeka
Fokus Pada Riset dan Advokasi Sumber Daya Alam Serta Perburuhan.

Advokasi dan Riset Sumber Daya Alam
- Memastikan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan
- Memastikan sumber daya alam dapat memberi manfaat bagi warga
- Mendorong proses transisi energi berkeadilan


Advokasi dan Riset Perburuhan
- Mendorong agar buruh mendapatkan hak yang layak
- Mendorong perbaikan keselamatan dan kesehatan kerja buruh
- Mengkritisi praktek-praktek union busting bagi buruh kawasan pertambangan dan pengolahan nikel
“Persoalan sumber daya dalam dan buruh tak bisa dipisahkan. Tidak jarang pengelolalan sumber daya alam mendiskriminasi buruh hanya sebagai objek. Padahal merekalah subjek utama dalam prosesnya.”

Richard Labiro
Direktur Eksekutif Yayasan Tanah Merdeka
Publikasi
-

Peringati Hari Bumi 2025, Aktivis di Palu Gelar Aksi Unjuk Rasa: “Jaga Bumi, Jaga Demokrasi”
PALU – Puluhan aktivis lingkungan, mahasiswa, organisasi perempuan, dan masyarakat sipil di Sulawesi Tengah menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperingati Hari Bumi Sedunia 2025. Aksi yang digerakkan oleh koalisi “Fraksi Bersih-Bersih” ini mengusung tema “Jaga Bumi, Jaga Demokrasi” sebagai bentuk protes atas kerusakan lingkungan yang kian…
-

Morowali under environmental threat from nickel industry tailings: Tanah Merdeka
The Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) is facing a growing environmental crisis due to hazardous tailings produced by the nickel industry, says environmental and mining watchdog the Tanah Merdeka Foundation (YTM). The Palu-based organization highlights the significant risks associated with the High Pressure Acid Leaching (HPAL) process used to produce Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) −…
-

Riset Ungkap Ribuan Orang Tewas Tertimbun Limbah Tambang
Hilirisasi nikel terus menghadirkan berbagai dampak yang tak berkesudahan. Di hulu, ambisi hilirisasi telah memicu deforestasi besar-besaran. Sementara di hilir, tumpukan limbah tailing yang mencapai jutaan ton per tahun juga memunculkan ancaman serius. Menurut studi yang The Nature terbitkan, selama beberapa dekade, ambrolnya bendungan tailing menewaskan lebih 2.000 orang. Tragedi ini juga terjadi di Indonesia. Seperti akhir Maret…
-

Tiga Pekerja Tertimbun Longsor di Kawasan IMIP, Dua di Antaranya Tewas
Tiga pekerja tertimbun longsor di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (22/3/2025). Dua orang di antaranya ditemukan tewas di lokasi kejadian. Diketahui bahwa korban merupakan pekerja kontraktor PT Morowali Investasi Konstruksi Indonesia (MIKI). Direktur Pelaksana Yayasan Tanah Merdeka (YTM), Richard Labiro, mengungkapkan insiden tersebut dipicu tingginya curah hujan sejak 16…
-

Bahaya Limbah Tailing di IMIP: Sungai Bahodopi Terancam
Ancaman limbah industri nikel kembali menghantui kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia. Dalam pernyataan pers terbaru, Yayasan Tanah Merdeka (YTM) mengungkap kekhawatiran serius terhadap pengelolaan limbah tailing yang di nilai jauh dari kata memadai. Rabu, 8 April 2025. Berdasarkan temuan lapangan, hanya terdapat tiga fasilitas penyimpanan tailing tersaring (filtered tailings) di dalam kawasan IMIP. Fasilitas-fasilitas tersebut…
-

YTM Menyoroti Kasus PHK Sepihak Terhadap Lestari Oleh PT IRNC
Yayasan Tanah Merdeka menyoroti kasus pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh PT Indonesia Ruipu Nickel And Chrome Alloy (PT IRNC), salah satu tenant dari PT IMIP, terhadap Lestari seorang pekerja perempuan yang tengah mengandung enam bulan dan bekerja sebagai kru di divisi Pelayanan Umum. PHK ini didasarkan pada tuduhan bahwa Lestari meninggalkan tempat kerja pada…
-

Bom Waktu Bencana di Lumbung Nikel Sulawesi
Dua lumbung nikel terbesar di Sulawesi, dan Indonesia, kembali diterjang bencana di waktu bersamaan. Empat pekerja tertimbun longsoran dan banjir di Morowali, Sulawesi Tengah. Banjir juga memutus akses Trans-Sulawesi di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Sentra pertambangan nikel ini menuai dampak akibat eksploitasi lingkungan yang kian tidak terbendung. Bom waktu bencana pun terus mengintai. Pertengahan Maret…
