Ratusan Pengunjuk Rasa Minta IUP PT Trio Kencana Dicabut

KABARSULTENG.ID, PALU – Sejumlah warga dari kecamatan Kasimbar, Toribulu dan kecamatan Tinombo Selatan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Senin, 5 September 2022. Ratusan pengunjuk rasa ini meminta izin usaha pertambangan (IUP) PT Trio Kencana segera dicabut.

Wandi selaku Koordinator Lapangan, menyampaikan, aksi dilakukan untuk meminta izin usaha pertambangan (IUP) PT Trio Kencana di wilayah Kecamatan Kasimbar, Toribulu dan kecamatan Tinombo Selatan segera dicabut.

“Kami menolak segala bentuk pertambangan baik legal maupun ilegal, mendesak Gubernur untuk segera mengeluarkan surat rekomendasi pencabutan IUP PT Trio Kencana ke Kementrian ESDM, mendesak camat Kasimbar segera mengganti pengurus adat Kasimbar yang telah mencederai adat,” ujar Wandi.

Selain menuntut dicabut IUP PT.Trio Kencana mereka juga menuntut menuntaskan kasus Erfaldy yang tewas ditembak oleh aparat kepolisian pada aksi demo enam bulan lalu di tugu Khatulistiwa.

“Kami juga mendesak Polda Sulteng segera mengusut tuntas kasus penembakan Erfaldy,” ucap Wandi.

Demikian, kata Wandi, mereka sangat kecewa karena tidak bertemu Gubernur Sulteng untuk menyampaikan apa yang menjadi tuntutan masa aksi.

“Masa aksi menyayangkan ada perbedaan perlakuan ditunjukan ketika menerima perwakilan masyarakat pro terhadap pertambangan PT.Trio Kencana diterima langsung oleh Rusdy Mastura,” ujar Wandi.

Sementara itu, Humas Pemprov Sulteng Adiman, menyampaikan, bahwa Gubernur Sulteng sedang melakukan lawatan kerja di Balaesang, kabupaten Donggala.

Dalam proses negosiasi disepakati perwakilan masa aksi diterima Gubernur Sulteng Rusdy Mastura pada Selasa (13/9) pekan depan.

“Tapi hal ini akan dikomunikasikan dengan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura lebih dulu, kepastiannya disampaikan pada Jum’at (9/9),” ucap Adiman.

Sebab hari ini kata Adiman, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura melakukan lawatan kerja di Balaesang dan berada di hutan yang tidak ada signal dihubungi. Tetapi besok Gubernur diagendakan bertemu dengan bupati/wali kota se-Sulteng terkait inflasi daerah.

Selanjutnya besok, akan berangkat ke Jakarta diundang oleh Menteri Perekomian terkait daerah penyangga Ibu kota Negara (IKN). Maka kemungkinan Jum’at baru tiba lagi di Kota Palu.

“Jadi kepastiannya Jum’at. Nanti saya hubungi Dir JATAM Sulteng Taufik,” janji Adiman.

Direktur JATAM Sulteng, Moh. Taufik mewanti-wanti kepada perwakilan Pemprov Sulteng, karena keinginan warga dari tiga kecamatan terdampak ini ingin bertemu langsung Gubernur Sulteng Rusdy Mastura. Pertemuan itu nantinya perwakilan masyarakat menyerahkan petisi kepada gubernur Sulteng.

“Bila nantinya dalam pertemuan tersebut, Rusdy Mastura tidak hadir. maka tidak ada pembicaraan,” pungkasnya.***

Sumber: https://kabarsulteng.id/2022/09/05/ratusan-pengunjuk-rasa-minta-iup-pt-trio-kencana-dicabut/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.